perkembangan dan perkembangan tumbuhan
perkembangan dan perkembangan tumbuhan

Tahap-Tahap Pertumbuhan dan perkembangan Tumbuhan

Posted on

 Tahap-tahap Pertumbuhan Dan Perkembangan Tumbuhan ­– Pernahkah anda memperhatikan tumbuhan ? Awal pertumbuhan tumbuhan dimulai dari biji. Biji jika diletakan di tempat yang yang sesuai dapat mengalami perkecambahan biji. Kecambah kemudian akan tumbuh menjadi tumbuhan besar. Peristiwa biologis pertambahan ukuran inilah yang disebut dengan pertumbuhan. Selain pertumbuhan, tanaman juga akan mengalami perkembangan .

Perkembangan merupakan proses tumbuhan mengalami kedewasaan yang ditandai dengan terbentuknya organ-organ tumbuhan yang memiliki fungsi tertentu.

1.Tahap awal pertumbuhan

Pertumbuhan awal pertumbuhan ini ditandai dengan adanya proses imbisisi. Imbisisi merupakan proses penyerapan air oleh biji hingga ukuran biji menjadi bertambah dan bersifat lunak.

2.Perkecambahan

Perkecambahan merupakan proses tumbuhnya embrio  di dalam biji  menjadi tanaman  baru yang ditandai dengan munculnya plantula (tanaman kecil) dari dalam biji sebagai hasil pertumbuhan dan perkembangan embrio . Struktur yang pertama kali tumbuh saat embrio perkecambahan adalah radikula (calon akar) kemudian muncul epikotel.

Makanan untuk embrio diperoleh dari cadangan makanan karna belum terbentuknya klorofil yang diperlukan dalam fotosintesis. Perkecambahan biji dibedakan menjadi dua ,yaitu  perkecambahan epigel dan perkecambahan hipogel.

1.Perkecambahan epigeal(di atas tanah)

perkecambahan epigeal
perkecambahan epigeal

Perkecambahan epigeal terjadi di atas tanah  terjadi jika pluma dan ktiloden muncul diatas permukaan tanah. Contoh perkecambahan epigeal adalah  perkecambahan kacang hijau.

2.Perkecambahan hipogeal(di bawah tanah)

perkecambahan hipogeal

Perkecambahan hipogeal terjadi jika pluma muncul di atas permukaan tanah, sedangkan kotiledon tetap berada di dalam tanah. Contoh perkecambahan hipogeal adalah perkecambahan kacang kapri dan jagung.

3.   Pertumbuhan primer

Pertumbuhan primer terjadi setelah fase perkecambahan. Pertumbuhan primer merupakan hasil pembelahan sel jaringan meristem primer.  Jaringan meristem primer terletak di akar dan di batang. Pada fase pertumbuhan primer , tumbuhan membentuk akar,batang dan daun.

Sistem jaringan primer yang terbentuk pada fase pertumbuhan primer, antara lain sebagai berikut.

  1. Protoderm, yaitu lapisan terluar yang membentuk jaringan epidermis.
  2. Meristem dasar , yaitu lapisan tengah yang membentuk jaringan dasar yang melapisi lapisan korteks pada akar di antara ststele dan epidermis.
  3. Prokambium , yaitu lapisan dalam yang akan berkembang menjadi slinder pusat(floem dan xilem)

Pertumbuhan primer dimulai sejak tumbuhan yang masih berupa embrio. Pertumbuhan primer di sebabkan oleh kegiatan titik tumbuhan primer yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang.

Berikut mengenai pertumbuhan primer pada akar dan tumbuhan primer pada batang.

  1. Pertumbuhan primer pada akar

  Akar tumbuhan yang berada di dalam tanah akan mengalami pertumbuhan memanjang dan  membentuk sistem perakarn karena adanya aktifitas-aktifitas sel meristematis.

       Bagian –bagian akar

  1. Tudung akar (kaliputra), merupakan bagian yang menutupi bagian ujung akar dan terdiri atas sel prenkim yang tidak berdeferensiasi.
  2. Meristem, merupakan bagian dari ujung akar yang selnya selalu mengadakan pembelahan secara mitosis.
  3. Daerah pemanjangan sel, Daerah pemanjangan sel terletak di belakang meristem.
  4. Daerah diferensiasi(pematangan), pada daerah ini terjadi pemanjangan maksimum sebagai ciri bahwa sel telah matang dan dewasa.
  5. Pertumbuhan primer pada batang

Pada bagian batang juga terdapat daerah pertumbuhan.

  1. Daerah eristem,pada daerah ini batang tterdapat meristem apikal (titik tumbuh)dan bakal daun.
  2. Daerah pemanjangan,pada daerah ini sel-sel tumbuh meanjang dan membes
  3. Daerah diferensiasai, pada daerrah ini terdapat berbagai macam jaringan , seperti epidermis, korteks, dan slinder pusat (stele)

4.pertumbuhan skunder

Pertumbuhan sekunder merupakan lanjutan dari pertumbuhan primer.pertumbuhan sekunder hanya terjadipada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae, yaitu pembentukan kambium yang terbentuk dari parenkim atau kolenkim.

Kambium yang mempengaruhi pertumbuhan sekunder dibedakan menjadi dua , yaitu kambium primer dan kambium skunder. kambium primer terdiri atas kambium fasikuler dan kambium intrafasikuler yang bersangkutan antara satu dan yang lain sehingga membentuk suatu lingkaran. Kambium sekunder atau kambium gabus(felogen0terbentuk di bawah epidermis. Kambium gabus juga bersifat meristematis.

pertumbuhan primer dan pertumbuhan skunder

Baca Juga:

Faktor-Faktor pertumbuhan dan perkembangan Tumbuhan

Nah itu lah penjelasan tentang Faktor Faktor pertumbuhan dan perkembangan Tumbuhan semoga bermanfaat ya. See you Next Artikel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *